Kamis, 15 April 2010

ENCODER

ENCODER melakukan operasi kebalikan dari DECODER. ENCONDER menghasilkan bentuk bit output yang berbeda untuk setiap element input yang AVTIVE. Syarat yang harus dipenuhi adalah bahwa input harus berupa WORD biner yang ekivalen dengan bilangan desimal 2n (1, 2, 4, 8, 16), sehingga ENCODER hanya berguna dalam bentuk PRIORITY ENCONDER yang hanya memperoleh prioritas data tertinggi untuk dikodekan. PRIORITY ENCODER merupakan rangkaian kombinasional logika yang berfungsi mengolah berapapun jumlah elemen input untuk di-ACTIVE-kan secara bersamaan dengan konsep prioritas, yaitu memilih elemen input ACTIVE tertentu. Untuk sebuah PRIORITY ENCODER dengan m output, jumlah yang diprioritaskan adalah sebanyak jumlah input, tidak lebih dari 2m. Umumnya, semua input dan output dari PRIORITY ENCODER dalam keadaan ACTIVE LOW. Input IE, serta output EO dan GS, masing-masing merepresentasikan ENABLE IN, ENABLE OUT, dan GROUP SIGNAL.